Langsung ke konten utama

Soal Ulangan PPKn BAB 4 Lengkap Full Pembahasan Bagian Kedua

 Assalamualaikum, apa kabar semuanya. Semoga sehat selalu ya. Dalam kesempatan kali ini kita akan membahas lagi Lanjutan Soal Ulangan PPKn Kelas XI BAB 4 tentang Dinamika Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia Part-2. Yuk mari simak soal sama pembahasan nya di bawah ini ya!.

Soal Pilihan Ganda 

16. Hubungan internasional mutlak diperlukan pada masa sekarang ini karena

A. negara satu dengan negara lain memiliki saling ketergantungan

B. hanya negara yang ekonominya kuat yang mampu mandiri

C. hubungan internasional memungkinkan perdamaian yang abadi

D. suatu negara pada dasarnya merupakan bagian dari masyarakat internasional

E. negara kecil cenderung lebih aktif dalam hubungan internasional agar mendapat perlindungan dari negara besar 

Jawaban. A 

Pembahasan:

Setiap negara di dunia tidak dapat memenuhi kebutuhan sendiri tanpa kerja sama dengan negara lain. Oleh karena itu, hubungan internasional mutlak diperlukan karena antara negara satu dengan yang lain'saling ketergantungan. 

17. Landasan ideologia politik luar negeri Indonesia, yaitu .... 

A. Pancasila

B. Bhinneka Tunggal Ika

C. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

D. Wawasan Nusantara

E. konvensi internasional 

Jawaban. A

Pembahasan:

Landasan idiil politik luar negeri Indonesia adalah Pancasila. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus dijadikan sebagai pedoman dan pijakan dalam melaksanakan politik luar negeri Indonesia.

18. Berikut yang bukan termasuk struktur organisasi dalam PBB adalah ....

A. General Assembly

B. Summit Meeting 

C. Security Council

D. Economic and Social Councill ECOSOC

E. Trusteeship Council 

Jawaban. B 

Pembahasan:

Struktur organisasi PBB terdapat dalam Bab Ill Pasal 7 Piagam Perdamaian terdiri atas sebagai berikut.

  • Majelis Umum (General Assembly).
  • Dewan Keamanan (Security Council).
  • Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Councill ECOSOC).
  • Dewan Perwalian (Trusteeship Council).
  • Mahkamah Internasional (International Court of Justice).
  • Sekretariat Umum (Secretary General).

19. Salah satu tokoh perintis Gerakan Non-Blok dari Indonesia adalah ....

A. Ir. Soekarno

B. Drs. Moh. Hatta

C. H. Adam Malik

D. H. M. Mansyur

E. Mr. Ali Sastroamidjojo 

Jawaban. A 

Pembahasan:

Perintis Gerakan Non-Blok, yaitu Presiden Joseph Broz Tito dari Yugoslavia, Presiden Ir. Soekarno dari Indonesia, Presiden Gamal Abdul Nasser dari Mesir, Presiden Kwame Nkrumah dari Ghana, dan Perdana Menteri Jawaharlal Nehru dari India. 

20. Berikut ini yang bukan termasuk prinsip yang dikembangkan oleh Indonesia dalam melakukan kerja sama dengan negara lain adalah........

A. tidak merugikan negara lain

B. menghormati semua bangsa

C. mencampuri urusan negara lain

D. mengakui persamaan kedudukan dan martabat

E. bergantung kepada negara maju 

Jawaban. C 

Pembahasan:

Prinsip kerja sama Indonesia dengan negara lain, antara lain mengakui persamaan kedudukan dan martabat, menghormati semua bangsa, tidak merugikan negara lain, dan tidak mencampuri urusan negara lain. 

21. Peran Indonesia sebagai anggota ASEAN dalam membantu menyelesaikan masalah Kamboja adalah......

A. membantu masalah Kamboja ke PBB

B. menyelenggarakan Jakarta Informal Meeting

C. mendukung pasukan Vietnam di Kamboja

D  memberi bantuan logistik kepada Kamboja

E  menampung penduduk Kamboja di Indonesia 

Jawaban. B 

Pembahasan:

Pada tahun 1970 di Kamboja terjadi kudeta Pada waktu itu Kamboja dipimpin oleh Pangeran Norodom Si hanouk. Melihat konflik terlarut larut di Kamboja, Indonesia berusaha untuk mendamaikan pihak-pihak yang bertikai atau berperang dengan cara mempertemukan mereka dalam suatu perundingan dengan membentuk Jakarta Informal Meeting (JIM), artinya pertemuan tidak resmi yang diadakan di Jakarta tahun 1988. 

22. Berikut ini yang bukan termasuk peran Indonesia dalam ASEAN adalah ...

A. sebagai salah satu pendiri ASEAN

B. sebagai penyelenggara KTT ASEAN I 

C. mengatasi perselisihan dengan negara tetangga

D. berperan dalam pembentukan komunitas ASEAN

E  pemicu konflik antara Kamboja dan Vietnam 

Jawaban. E 

Pembahasan:

Peran Indonesia di lingkungan ASEAN, antara lain sebagai pendiri ASEAN, sebagai penyelenggara KTT ASEAN I, berperan aktif dalam pembentukan komunitas ASEAN, dan ikut mengatasi konflik antar negara di kawasan Asia Tenggara. 

23. Masuknya negara Indonesia menjadi anggota PBB merupakan salah satu bentuk kerja sama ....

A. Bilateral

B. Regional

C. multilateral 

D. Internasional

E. transnasional 

Jawaban. D 

Pembahasan:

Kerja sama internasional adalah kerja sama antara negara-negara di seluruh dunia. Contohnya masuknya negara Republik Indonesia menjadi anggota PBB (pertama kali pada tanggal 28 September 1950), kemudian keluar pada tanggal 7 Januari 1965 dan masuk sebagai anggota kembali pada tanggal 28 September 1966. 

24. Peran politik luar negeri Indonesia dalam Gerakan Non-Blok adalah...

A. menggalang kerja sama Asia Afrika

B. menjadi tuan rumah ASEAN

C. menyetujui komitmen Tujuan Bogor

D. diangkat menjadi Dewan Keamanan PBB 

E. menjadi pemimpin GNB tahun1991 

Jawaban. E 

Pembahasan:

Indonesia memiliki peran penting dalam perkembangan dan sejarah GNB. Salah satunya ditunjukkan saat Indonesia sukses menjadi pemimpin GNB tahun 1991. 

25. Salah satu bentuk peranan Indonesia menerapkan kebijakan politik luar negeri bebas aktif di era globalisasi adalah...........

A. bebas tidak ikut campur tangan dalam urusan perdamaian

B. ikut menyelesaikan perselisihan negara yang sedang bersengketa

C. ikut campur tangan dalam urusan pemerintahan negara lain

D. memberikan bantuan senjata terhadap negara yang bertikai

E. bebas menjajah negara lain 

Jawaban. B 

Pembahasan: 

Bangsa Indonesia sejak kemerdekaan mempunyai tujuan untuk ikut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia. Hal ini dicantumkan dalam Pembukaan UndangUndang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun 1945 Alinea Keempat. Untuk itu, bangsa Indonesia mengambil kebijakan politik luar negeri bebas aktif dalam menjalin hubungan internasional di era globalisasi dengan cara ikut menyelesaikan perselisihan negara yang sedang bersengketa. 

26. Tujuan bangsa Indonesia dalam lingkup internasional sesuai dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 berbunyi ....

A. memajukan kesejahteraan sosial

B. mencerdaskan kehidupan bangsa

C. melindungi segenap bangsa Indonesia 

D. melindungi seluruh tumpah darah Indonesia 

E. ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial 

Jawaban. E

Pembahasan:

Tujuan bangsa Indonesia tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Alinea Keempat adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Tujuan bangsa Indonesia dalam lingkup internasional sesuai dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial. 

27. Berikut yang bukan termasuk kesadaran saling menghormati dalam membina hubungan internasional adalah ..

A. menciptakan ketenteraman

B. mendukung peperangan

C. menciptakan ketertiban

D. menghindari pertentangan

E. menghindari perselisihan 

Jawaban. B 

Pembahasan:

Untuk menjaga perdamaian dunia, dalam hubungan internasional diperlukan sikap-sikap, antara lain menciptakan ketenteraman, menciptakan ketertiban, menghindari pertentangan, menghindari perselisihan, dan menolak peperangan karena hanya merugikan masyarakat luas.

28. Manfaat yang dapat dirasakan bangsa Indonesia sebagai anggota PBB adalah ....

A. dapat mengenal budaya bangsa lain

B. masuknya wisata asing ke Indonesia

C. menyelesaikan sengketa Irian Barat (Papua)

D. mengharapkan bantuan dari negara lain 

E. memperlancar hubungan dengan negara lain.

Jawaban. C 

Pembahasan:

Peranan PBB dalam hubungan internasional berpengaruh cukup besar bagi kelangsungan NKRI di antaranya berperan dalam proses kembalinya Irian Barat (Papua) kepada Indonesia diawali dengan pembentukan UNTEA berdasarkan Persetujuan New York pada tanggal 15 Agustus 1962. UNTEA bertugas untuk sementara waktu mengambil alih pemerintahan atas wilayah Irian Barat (Papua) dari tanggal 1 Oktober 1962 sampai dengan Mei 1963. 

29. Hubungan internasional berlangsung dalam suatu masyarakat internasional. Hubungan internasional dijalin tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan negara, melainkan sebagai upaya perwujudan perdamaian dunia. Berikut yang bukan termasuk dampak positif adanya hubungan internasional dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia adalah .... 

A. kebutuhan masyarakat ter- penuhi 

B. meningkatnya imigran gelap

C. pertumbuhan ekonomi relatif baik

D. ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat

E. saling membantu dalam menghadapi permasalahan 

Jawaban. E 

Pembahasan:

Dampak positif menjalin hubungan internasional dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia, antara lain kebutuhan masyarakat terpenuhi, meningkatnya pertumbuhan ekonomi, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan menyelesaikan masalah bersama-sama. 

30. Hubungan internasional sangatlah penting bagi suatu negara. Tidak ada suatu negara yang dapat berdiri sendiri tanpa bantuan negara lain. Akan tetapi, ada negara yang menolak menjalin hubungan internasional karena takut terpengaruh oleh budaya negara lain. Salah satu akibat suatu negara menolak hubungan internasional antara lain.........

A. bertambahnya bantuan dari bangsa-bangsa asing 

B. budaya bangsa sendiri tidak dapat berkembang luas

C. meningkatnya pendapatan nasional

D. timbulnya kecurigaan masyarakat bangsa terhadap suatu negara

E. menurunnya masuknya wisatawan asing

Jawaban. D

Pembahasan. 

Sebagian negara-negara di dunia menolak melakukan hubungan internasional. Dampak atau akibat suatu negara menolak hubungan internasional atau menutup diri dari pergaulan internasional sebagai berikut.

  • Timbulnya kecurigaan masyarakat bangsa bangsa terhadap suatu negara. Hal ini mudah timbul mengingat keberadaan negara-negara dewasa ini sangat terbuka. 
  • Ketidakpedulian PBB ataupun organisasi internasional lain terhadap masalah yang timbul di negara tersebut.
  • Dikucilkan dari pergaulan antarbangsa, terutama dalam rangka memenuhi kebutuhan bangsa itu sendiri.
  • Diberhentikannya beberapa bantuan dari masyarakat internasional terhadap suatu negara. 


Semoga Bermanfaat.







Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rangkuman Materi Lengkap Bab 4 Keberagaman Bangsa Indonesia Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika - KELAS 7 KURIKULUM MERDEKA

 Rangkuman Materi Lengkap Bab 4 Keberagaman Bangsa Indonesia Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika BAB 4 KEBERAGAMAN BANGSA INDONESIA DALAM BINGKAI BHINNEKA TUNGGAL IKA Pendahuluan Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki ribuan pulau, ratusan kelompok etnis, beragam agama, bahasa, adat istiadat, serta latar belakang sosial budaya yang berbeda-beda. Keberagaman tersebut merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang tidak dimiliki oleh banyak negara lain. Namun, keberagaman juga berpotensi menimbulkan konflik apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, bangsa Indonesia memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua . Semboyan ini menjadi dasar penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman. A. Makna Persatuan dalam Keberagaman 1. Hakikat Keberagaman Bangsa Indonesia Keberagaman bangsa Indonesia adalah kondisi objektif masyarakat Indonesia yang terdiri atas berbagai perbedaan, baik perbedaan fisik maupun nonf...

RANGKUMAN MATERI PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 7 BAB 5 WILAYAH NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI)

 BAB 5 WILAYAH NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI) A. Makna Negara dan  Unsur-Unsur Negara 1. Pengertian Negara Negara adalah organisasi tertinggi dalam suatu wilayah yang memiliki kekuasaan untuk mengatur dan mengurus kepentingan rakyat demi tercapainya tujuan bersama. Menurut para ahli: Aristoteles → Negara adalah persekutuan keluarga dan desa untuk mencapai kehidupan yang sebaik-baiknya. Jean Bodin → Negara adalah persekutuan keluarga dengan kekuasaan tertinggi. Hans Kelsen → Negara adalah suatu sistem tata hukum. 2. Tujuan Negara Indonesia Tujuan negara tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat, yaitu: Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia Memajukan kesejahteraan umum Mencerdaskan kehidupan bangsa Ikut melaksanakan ketertiban dunia 3. Unsur-Unsur Negara Suatu negara harus memiliki 4 unsur utama: a. Rakyat Sekelompok orang yang tinggal dan menetap di suatu wilayah negara. b. Wilayah Daerah tempat rakyat tinggal dan negara menja...

Rangkuman Materi PENDIDIKAN PANCASILA Kelas 7 Lengkap Bab 5 Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Rangkuman Materi PENDIDIKAN PANCASILA Kelas 7 Lengkap Bab 5 Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. BAB 5 WILAYAH NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA Pendahuluan Negara Indonesia adalah negara yang merdeka dan berdaulat. Sebagai sebuah negara, Indonesia memiliki wilayah, rakyat, pemerintahan, serta pengakuan dari negara lain. Wilayah Indonesia yang sangat luas dan strategis merupakan anugerah sekaligus tantangan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sangat penting agar setiap warga negara memiliki kesadaran untuk menjaga persatuan, kedaulatan, dan keutuhan bangsa. Materi ini membahas secara mendalam makna negara, unsur-unsur negara, wilayah NKRI, Indonesia sebagai negara kesatuan, serta upaya menjaga keutuhan NKRI. A. Makna Negara dan Unsur-Unsur Negara 1. Pengertian Negara Negara adalah suatu organisasi kekuasaan yang berdaulat, yang memiliki wilayah tertentu, rakyat yang menetap, pemerintahan yang mengatur, serta diakui oleh negara ...